picasa

bersama idaanisa cute ciis

Rabu, 19 Juni 2013

Bibir-Bibir Bergincu

Bibir-Bibir Bergincu

Bibir-Bibir Bergincu
Sutradara Mardali Syarief
Produser Ferry Angriawan
Penulis Mardali Syarief
Pemeran Chintami Atmanegara
Dolly Martin
Hendra Cipta
Anna Tairas
Wieke Widowati
Leily Sagita
Doddy Sukma
Stanly James
Soedjoto Adibroto
Kandar Sinyo
Eddy Wardy
Musik Areng Widodo
Sinematografi Herman Susilo
Penyunting Effendi Doytha
Tanggal rilis 1984
Durasi ... menit
Negara Indonesia
Bibir-Bibir Bergincu adalah film Indonesia tahun 1984 dengan disutradarai oleh Mardali Syarief yang dibintangi oleh Chintami Atmanegara dan Dolly Martin.

Sinopsis

Sahada, ayah Sari (Chintami Atmanegara)dipenjara karena pembunuhan untuk mempertahankan hidup. Sari dan ibunya terjerumus dalam dunia pelacuran. Ketika Suhada bebas dari penjara dan melihat kenyataan isteri dan anaknya, ia sangat berang. Deny (Dolly Martin), pemuda yang sangat menyenangi Sari ditusuk oleh Suhada, sehingga ia harus berurusan kembali dengan polisi. Ayah Deny sama sekali tidak setuju, anaknya berhubungan dengan Sari, karena sang ayah sudah lebih dulu berkencan dengan Sari. Demi cinta mereka tetap berhubungan, kendati pun sulit.[1]

Bibir Mer

Bibir Mer

Bibir Mer
Bibir Mer 150 dpi.jpg
Sutradara Arifin C. Noer
Penulis Arifin C. Noer
Pemeran Bella Esperance Lee
drg. Fadly
Galeb Husein
Jajang C. Noer
Tio Pakusadewo
Imam S. Wungkul
Musik Embie C. Noer
Sinematografi Iri Supit
Distribusi PT Cinta Nusa Bhakti Film
Durasi 95 menit
Negara Indonesia
Penghargaan
Festival Film Indonesia 1992
Bibir Mer adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 1992. Film yang disutradarai oleh Arifin C. Noer ini dibintangi antara lain oleh Bella Esperance Lee, Jajang C. Noer, dan Tio Pakusadewo.

Sinopsis

Bibir Mer mengisahkan tentang Jodi (Tio Pakusadewo) yang kecewa dengan kekasihnya Maria (Bella Esperance Lee) karena menjajakan bibirnya (pandai merayu) sebagai pelayan sebuah salon sehingga banyak yang antre.
Mbak Yani (Jajang C Noer), pemilik salon yang berusia setengah baya, memiliki hubungan sangat luas di kalangan atas. Ia juga sangat menyayangi Maria. Diam-diam Mbak Yani punya hubungan khusus dengan seorang pengusaha besar, Lukito.
Dengan berjalannya kisah, hubungan antartokoh tadi mulai terbongkar. Di akhir kisah, Maria ternyata adalah anak Mbak Yani dengan Lukito.

Celah bibir



Celah bibir

Sumbing
Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal
Bayi dengan sumbing bibir dan langit-langit mulut
ICD-10 Q35.-Q37.
ICD-9 749
DiseasesDB 29604 29414
eMedicine ped/2679 
Celah bibir atau Sumbing merupakan cacat akibat kelainan deformitas kongenital yang disebabkan kelainan perkembangan wajah selama gestasi. Sumbing dapat terjadi pada bibir, langit-langit mulut (palatum), ataupun pada keduanya. Sumbing pada bibir disebut cheiloschisis sedangkan sumbing pada langit-langit mulut disebut palatoschisis. Penanganan sumbing adalah dengan cara operasi.

Daftar isi

Insiden

Insiden atau angka kejadian pada kelahiran bervariasi. Data pada tahun 1980-1988, Malta memiliki angka kejadian sumbing 3,7 dalam 10 ribu kelahiran, Odense, Denmark, angka kejadian sumbing 17,6 dalam 10 ribu kelahiran, sedangkan Belanda memiliki angka kejadian 16,2 dalam 10 ribu kelahiran.[1]

Penyebab

Penyebab celah bibir ada berbagai macam diantaranya usia ibu waktu melahirkan, perkawinan antar penderita celah bibir.[2]

Diagnosis

Diagnosis biasanya dilakukan pada saat lahir.[1]

Konsonan bibir

Konsonan bibir

Tempat pengucapan
Bibir
Dwibibir
Bibir langit-langit belakang
Bibir rongga-gigi
Bibir-gigi
Lidah-depan
Lidah-bibir
Antargigi
Gigi
Rongga-gigi
Ujung-lidah
Sisi-lidah
Pascarongga-gigi
Rongga-gigi langit-langit
Tarik-belakang
Lidah-belakang
Langit-langit
Bibir langit-langit
Langit-langit belakang
Tekak
Tekak katup-napas
Akar-lidah
Kerongkongan
Kerongkongan katup-napas
Katup-napas
Celah suara
Konsonan bibir adalah konsonan yang diartikulasi baik dengan kedua buah bibir (artikulasi dwibibir) atau dengan menggunakan bibir bawah dan gigi atas (artikulasi bibir-gigi. Dalam bahasa Indonesia konsonan dwibibir adalah /m/ /b/ /p/ dan konsonan bibir-gigi adalah /f/ /v/ (hanya ada di kata serapan)
Pembulatan bibir atau pembibiran dapat juga menyertai artikulasi yang lain, dalam bahasa Indonesia contohnya /w/ adalah konsonan hampiran langit-langit belakang yang terbibirkan.
Seperti yang terlah dijelaskan konsonan bibir dibagi lagi menjadi dua anak artikulasi:

Bibir

Bibir

Bibir
Mouth.jpg
Bibir wanita
Latin Labia oris


Bibir adalah bagian tubuh yang terlihat di mulut manusia maupun pada beberapa binatang. Bibir yang lembut, bergerak, dan berfungsi sebagai pembukaan untuk asupan makanan dan dalam artikulasi suara dan bicara. Bibir manusia adalah organ indra sentuhan, dan dapat erotis bila digunakan dalam berciuman dan tindakan-tindakan lain yang berhubungan dengan hubungan seksual.

Gunting kuku

Gunting kuku


Gunting kuku pada umumnya
Gunting kuku adalah alat mekanik yang terbuat dari logam yang digunakan untuk memotong kuku. gunting kuku adalah alat yang menggunakan prinsip kerja tuas. tuas sendiri memiliki pembagian kelas dalam sistem kerjanya. yaitu: 1.titik tengah 2.tumpuan 3.pengungkit termasuk dalam kategori alat tangan yang juga termasuk dalam alat fisika

Pacar kuku

Selamat datang di Wikipedia bahasa Indonesia!
[tutup]

Pacar kuku


?HENNA
Lawsonia inermis
Lawsonia inermis
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Myrtales
Famili: Lythraceae
Genus: Lawsonia
Nama binomial
Lawsonia inermis
L.
Pacar Kuku (Lat: Lawsonia inermis L.) adalah tanaman yang berasal dari Afrika Timur Laut dan Asia Barat Daya.[1] Termasuk suku Lythaceae (bahasa latin).

Ciri-ciri

Batangnya perdu, tegak, cabang-cabangnya sering berujung runcing.[1] Daun berhadapan, berbentuk jorong atau jorong-lanset, panjang 1,5-5,0 cm.[1] Perbungaan berupa malai, tumbuh di ujung cabang dan di ketiak daun, panjang 4 - 20 cm; bunga kuning muda, merah jambu, atau merah; sangat harum. [1] Sementara buahnya berupa buah kotak, berbentuk bulat, atau bulat pipih, dan memiliki garis tengah ±0,5 cm.[1]

Kegunaan

Pacar kuku banyak ditanam sebagai tanaman hias, karena bunganya berbunga sepanjang tahun, maka seringpula digunakan dalam wangi-wangian.[1] Pacar kuku di Indonesia juga paling dikenal sebagai pemerah kuku tradisional dengan cara menumbuk daun dengan kapur atau gambir untuk mewarnai merah kuku.[1] Tidak hanya itu, dalam bentuk kering, apabila daunnya ditumbuk dengan air, maka dapat digunakan untuk mewarnai rambut.[1] Daun pacar kuku mengandung zat warna lawson yang dapat diekstrak sebagai kristal berwarna kungin jingga, digunakan untuk mewarnai wol dan sutera.[1] Daun mengandung tanin (± 4,5 %), digunakan untuk obat penghenti diare ; serbuk daun digunakan untuk obat luka. Bunga mengandung minyak atsiri yang berbau seperti trimetil amina, digunakan dalam kosmetika. Biji mengandung minyak (10,5%). Kayu kelabu, keras, digunakan untuk membuat barang-barang kecil dan tusuk gigi [1]